Senin, 02 September 2019

Militansi Mahasiswa JPE Dengan Jiwa Produktif, Religius, Inovatif, Demokratis, Etika Di Era 4.0


Mahasiswa 4.0 dalam Pendidikan di Indonesia

Mahasiswa adalah orang yang berani dalam melakukan pergerakan dan perubahan yang ada, sehingga mahasiswa biasa disebut sebagai tonggak pergerakan untuk menuju yang lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian diri, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Di era Revolusi Industri 4.0 ini, banyak sekali sistem pembelajaran dalam pendidikan di Indonesia sudah sebagian besar berbasis teknologi yang lebih modern.
Akan tetapi, kita sebagai warga negara Indonesia bahkan mahasiswa sudah seharusnya sistem pendidikan di Indonesia tidak hanya berbasis teknologi saja, melainkan juga harus ada basis tradisional yang mengandung nilai atau norma yang ada di Indonesia. Sebagai contoh, dalam berdiskusi kelompok seharusnya sebagai tempat kita saling kerja sama, saling bertukar pendapat, saling menghargai, tolong menolong, dan lain sebagainya. Akan tetapi, dengan keadaan sekarang yang ada, pada waktu berdiskusi kelompok tidak seperti halnya, melainkan ada sebagian besar orang yang sibuk memainkan handphone atau barang elektronik yang lain.
Di era Revolusi Industri 4.0 juga sangat bermanfaat dan membantu semua orang terkhusus lagi para mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi, karena dapat memanfaatkan dengan baik teknologi yang sudah ada dalam pengaplikasian sistem pembelajaran yang ada di Indonesia agar tidak terlalu jenuh dengan metode pembelajaran yang itu-itu saja. Selain itu, dengan adanya teknologi yang sudah ada kita juga dapat mengetahui atau mengakses informasi-informasi tentang perekonomian di Indonesia bahkan Dunia.
Para mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi juga harus mempunyai jiwa PRIDE (Produktif, Religius, Inovatif, Demokratis, Etika) untuk menunjang Pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 terutama jurusan Pendidikan Ekonomi. Oleh karena itu, manfaatkan dengan sebaik-baiknya teknologi ataupun yang sudah ada untuk kemajuan Pendidikan di Indonesia.

Kamis, 15 Agustus 2019

Jaga Lingkungan

      Lingkungan sendiri adalah suatu tempat yang ada disekitar makhluk hidup yang dapat berpengaruh bagi makhluk hidupnya. Dan pada masa sekarang, lingkungan yang ada dibumi ini sudah tercemar oleh limbah, polusi, dan sebagainya. Dengan begitu, krisis lingkungan sudah terjadi dimana-mana baik secara nasional maupun global. Sungguh miris melihat keadaan yang sekarang karena lingkungan sendiri sangat bermanfaat bagi makhluk hidup terutama manusia. Jika lingkungan di sekitar kita sendiri sudah rusak atau tercemar, maka kita tidak bisa mengoptimalkan manfaat dari lingkungan sekitar.
      Untuk di zaman modern ini, manusia sudah secara perlahan-lahan merusak atau mencemari lingkungan baik sengaja maupun tidak disengaja. Memang penyebab utama rusaknya lingkungan di bumi ini adalah manusia yang semena-mena dan tidak tanggungjawab atas perbuatannya. Jika semua makhluk hidup yakni manusia di dunia ini seperti begitu, maka hancurlah bumi ini karena tidak ada yang mau bertanggungjawab untuk menjaga dan melestarikannya.
      Oleh karena itu, kita sebagai salah satu makhluk hidup di bumi ini yang memiliki kelebihan tersendiri pasti mampu memilah mana yang baik dan tidak baik. Jika ada kerusakan dan pencemaran lingkungan di sekitar kita, kita harus memperbaiki, menjaga, dan melestarikan lingkungan sekitar agar lebih baik dari sebelumnya dan tidak ada lagi persoalan tentang masalah lingkungan yang tercemar dan lain sebagainya.
      Dengan begitu, awali dengan kita sendiri bahwa jaga lingkungan itu sangat perlu dan penting guna mendapatkan manfaatnya. Jika kita saja sudah jaga lingkungan sekitar, maka ajaklah masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan dan tidak merusak ataupun mencemari lingkungan sekitar dengan limbah apapun itu. Oleh karena itu, kalau bukan kita yang jaga bumi ini mau siapa lagi? Karena kita adalah generasi penerus bangsa yang cinta lingkungan.

Kegiatan PKKMB Hari Keempat FE UNESA 2019

      Pada hari ini, saya melakukan pelaksanaan PKKMB Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi UNESA 2019 untuk hari keempat. Seperti yang sudah ditetapkan diawal, seluruh mahasiswa baru diwajibkan membawa atau memakai atribut perlengkapan yang sudah ditentukan oleh panitia pelaksana. PKKMB FE UNESA seperti hari sebelum-sebelumnya yakni sebelum regristrasi, sie komdis melakukan pemeriksaan barang bawaan atau atribut perlengkapan yang sudah ditentukan panitia apakah lengkap dan sesuai atau tidak.
      Setelah itu, semua mahasiswa baru FE UNESA 2019 kumpul di lapangan guna melakukan apel pagi dan literasi. Kemudian ada orasi dari kakak panitia salah satu jurusan di FE UNESA. Setelah itu, seluruh mahasiswa baru dibagi menjadi 2 ronde, yakni ronde 1 terdiri dari kelompok 1-10 dan ronde 2 terdiri dari kelompok 11-20. Untuk yang ronde 1 langsung menuju pos-pos yang sudah tersedia guna pembekalan materi PKKMB FE UNESA 2019 hari ini. Sedangkan kelompok saya yakni kelompok 20 masuk ke ronde 2, untuk menunggu ronde 1 selesai semua untuk mengunjungi pos-pos, kelompok ronde 2 masuk ke kelas masing-masing untuk pembekalan materi yaitu Pergerakan Mahasiswa. Setelah kelompok ronde 1 selesai semua, baru kelompok ronde 2 keluar kelas guna mengunjungi juga pos-pos tersedia.Untuk menuju pos-pos tersebut setiap kelompok mengeluarkan yel-yel dan jargonnya masing-masing kelompok untuk membangkitkan kembali semangat para mahasiswa.
      Materi yang disampaikan di pos-pos tersebut yaitu Krisis Air (Oleh Bapak Cahyo), Cara Mengolah Recycle Kertas dan bisa praktek langsung, Biopori dan praktek langsung, ECOBLICK yakni berfungsi sebagai salah satu cara mengurangi sampah plastik. Setelah selesai semua, lalu kembali ke kelas masing-masing untuk melakukan persiapan Ishoma. Setelah itu, semua para mahasiswa baru dikumpulkan di auditorium untuk pembekalan Materi yang terdiri dari beberapa organisasi yang ada di FE UNESA yaitu DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa), BEM FE (Badan Eksekutif Mahasiswa), dan HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan). Semua materi tentang organisasi tersebut disampaikan oleh ketua organisasi ataupun wakil ketua organisasi tersebut.
      Setelah penyampaian materi selesai semua, seluruh mahasiswa baru mendapatkan tugas dan barang bawaan yang dibawa esok hari. Kemudian ada lomba yel-yel dan jargon antar kelompok, untuk hari ini hanya sebagian saja yang menunjukkan yel-yel dan jargonnya yang dikarenakan waktu dan sebagian yang lainnya besok menunjukkkan yel-yel dan jargon kelompok masing-masing. Kemudian kembali ke kelas masing-masing guna melakukan evaluasi tugas, barang bawaan dan lain-lain. Setelah itu, melakukan Istirahat dan sholat ashar kemudian ada panggilan dari sie komdis untuk kumpul di lapangan. Setelah selesai, para mahasiswa baru dipulangkan.

Rabu, 14 Agustus 2019

Kegiatan PKKMB Hari Ketiga FE UNESA 2019

      Pada hari ini, saya melakukan pelaksanaan PKKMB Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi UNESA 2019 untuk hari ketiga. Seperti yang sudah ditetapkan diawal, seluruh mahasiswa baru diwajibkan membawa atau memakai atribut perlengkapan yang sudah ditentukan oleh panitia pelaksana. PKKMB FE UNESA seperti hari sebelum-sebelumnya yakni sebelum regristrasi, sie komdis melakukan pemeriksaan barang bawaan atau atribut perlengkapan yang sudah ditentukan panitia apakah lengkap dan sesuai atau tidak.
      Setelah itu, semua mahasiswa baru FE UNESA 2019 kumpul di lapangan guna melakukan apel pagi dan literasi. Kemudian ada orasi dari kakak panitia salah satu jurusan di FE UNESA. Setelah itu, seluruh mahasiswa baru dikumpulkan di auditorium FE UNESA guna penyampaian materi. Untuk hari ini, materi yang disampaikan tentang Sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Tahun 2019, Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Anti Plagiasi, Menjadi Mahasiswa Ideal (Oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Bapak Khoirul), Mengenal Perpustakaan, UPT Pusat Bahasa, Pengenalan Budaya, Etika, Minat dan Bakat FE UNESA, Pekan Ilmiah Mahasiswa Baru (PIMBA).
      Pada saat penyampaian materi Menjadi Mahasiswa Ideal oleh Bapak Khoirul terdapat sesi pertanyaan yang mendapatkan sejumlah uang tunai secara langsung kepada mahasiswa baru yang bisa menjawab. Selain itu, kita mahasiswa baru juga mendapatkan materi di dalam ruang kuliah tidak hanya di auditorium saja, yakni materinya Pengenalan Budaya, Etika, Minat dan Bakat FE UNESA, Pekan Ilmiah Mahasiswa Baru (PIMBA). Dan pada saat penyampaian materi di auditorium terdapat selingan hiburan yaitu banjari dan stand up comedy dari kakak tingkat UNESA. Dengan begitu, seluruh mahasiswa baru tidak merasa bosan dengan adanya materi yang terus menerus.
      Setelah penyampaian materi selesai semua, seluruh mahasiswa baru dan kakak panitia melaksanakan sholat ashar berjamaah. Kemudian ada pemberitahuan barang bawaan dan tugas untuk hari esok. Setelah itu, para mahasiswa baru dipulangkan dan kelompok saya mengkoordinir barang bawaan yang akan dibawa besok guna meminimalisir kesalahan terhadap barang bawaan.

Selasa, 13 Agustus 2019

Denah Fakultas Ekonomi UNESA


Toleransi Terhadap Siapapun

      Toleransi sendiri adalah suatu sikap yang saling menghargai kelompok-kelompok atau antar individu dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Toleransi memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa toleransi pasti muncul pergolakan dari yang kecil menjadi besar sehingga memicu perselisihan, pertengkaran, dan lainnya.
      Sebagai contoh, saya mahasiswa baru FE UNESA 2019 pastinya akan bertemu dengan teman baru dari seluruh Indonesia. Salah satu teman saya yaitu Wilda Thoma Sihaloho yang berasal dari Tuban yang jauh-jauh menjadi mahasiswa FE UNESA 2019 guna mengenyam pendidikan yang lebih luas lagi.
      Meskipun saya dan teman saya Wilda berbeda asal daerah tetapi sebisa mungkin kita harus toleransi terhadap siapapun karena toleransi tidak memandang asal daerah, ras, suku, agama, dan lainnya. Dengan adanya toleransi yang kita bangun, menjadikan kita saling membantu antara yang satu dengan yang lain dan tidak memandang seseorang dengan sebelah mata.
      Toleransi pada masa sekarang sangat dibutuhkan oleh semua orang dan tanamkan pada diri kita sendiri agar selalu menghargai orang lain. Oleh sebab itu, bertoleransilah kepada siapapun karena dengan toleransi kita akan merasa nyaman dan damai dengan orang lain.
.

Kegiatan PKKMB Hari Kedua FE UNESA 2019

      Pada hari ini, saya melakukan pelaksanaan PKKMB Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi UNESA 2019 untuk hari kedua. Seperti yang sudah ditetapkan diawal, seluruh mahasiswa baru diwajibkan membawa atau memakai atribut perlengkapan yang sudah ditentukan oleh panitia pelaksana. PKKMB FE UNESA seperti hari pertama sebelum regristrasi, sie komdis melakukan pemeriksaan barang bawaan atau atribut perlengkapan yang sudah ditentukan panitia apakah lengkap dan sesuai atau tidak.
      Setelah itu, semua mahasiswa baru FE UNESA 2019 kumpul di lapangan guna melakukan apel pagi dan literasi. Kemudian ada orasi dari kakak panitia salah satu jurusan di FE UNESA. Setelah itu, seluruh mahasiswa baru dikumpulkan di auditorium FE UNESA guna penyampaian materi. Untuk hari ini, materi yang disampaikan tentang korupsi (oleh Bapak M. Tsani Annafari), Narkoba (Oleh Bapak Subagyono), aplikasi Joyo Suroboyo (Oleh Bapak Kepolisian), radikalisme dan terorisme, 4 pilar kebangsaan (Oleh Bapak Wakil Bupati Sumenep, Bapak Achmad Fauzi).
      Pada saat penyampaian materi aplikasi Joyo Suroboyo terdapat sesi pertanyaan yang mendapatkan sejumlah uang tunai secara langsung kepada mahasiswa baru yang bisa menjawab. Selain itu, pada saat penyampaian materi 4 pilar kebangsaan juga terdapat sesi pertanyaan. Setelah sesi pertanyaan selesai, Bapak Wakil Bupati Sumenep, Bapak Achmad Fauzi menyampaikan sesuatu melalui moderator. Dan sesuatu tersebut adalah sebuah tawaran yakni yang mau mendapatkan hadiah jutaan harus mengupload di instagram baik foto maupun video dengan tema testimoni tentang kuliah pada hari ini bersama bapak Achmad Fauzi. Dan hadiah tersebut adalah bagi yang juara 1 mendapatkan uang senilai Rp 5.000.000,00, juara 2 mendapatkan uang senilai Rp 3.000.000,00, dan juara 3 mendapatkan uang senilai Rp 2.000.000,00.Oleh karena itu, banyak mahasiswa baru FE UNESA 2019 bahkan panitia pelaksana tergiur akan tawarannya.
      Setelah penyampaian materi selesai semua, ada pemberitahuan barang bawaan dan tugas untuk hari esok. Setelah itu, para mahasiswa baru dipulangkan dan kelompok saya mengkoordinir barang bawaan yang akan dibawa besok guna meminimalisir kesalahan terhadap barang bawaan.